Kepedulian terhadap sesama tidak hanya terbatas pada bantuan fisik bagi orang dewasa, tetapi juga perhatian khusus terhadap kondisi psikologis dan kebutuhan dasar generasi muda. Melalui program PRSI Tangerang Peduli, pengurus cabang beserta para atlet renang dari Kota Tangerang menginisiasi sebuah gerakan yang menyasar kelompok paling rentan saat terjadi musibah. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menjalankan sebuah misi kemanusiaan yang dirancang khusus untuk membantu proses pemulihan bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di wilayah paling barat Indonesia.
Anak-anak seringkali menjadi kelompok yang paling menderita saat bencana terjadi, baik secara fisik maupun mental. Kehilangan tempat tinggal, sekolah yang rusak, hingga trauma akibat kejadian traumatik dapat menghambat pertumbuhan mereka. Menyadari hal tersebut, tim relawan dari Tangerang membawa berbagai bantuan yang tidak hanya bersifat logistik, tetapi juga edukatif dan rekreatif. Kehadiran para atlet muda dari Tangerang diharapkan dapat menjadi teman bagi anak-anak di pengungsian, memberikan mereka semangat baru melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan menghibur di tengah keterbatasan.
Wilayah yang menjadi tujuan utama pengiriman bantuan ini adalah daerah-daerah terpencil yang terkena dampak korban bencana Aceh. Tim telah menyiapkan paket-paket khusus yang berisi perlengkapan sekolah, buku bacaan, mainan edukatif, serta kebutuhan nutrisi tambahan seperti susu dan biskuit sehat. Pemberian perlengkapan sekolah dianggap sangat krusial agar anak-anak dapat segera kembali belajar meskipun di dalam kelas darurat. Dengan memiliki tas dan buku baru, diharapkan motivasi mereka untuk mengejar cita-cita tetap terjaga meskipun situasi di sekitar mereka sedang tidak menentu.
Selain bantuan barang, PRSI Tangerang juga menyertakan program dukungan psikososial sederhana. Para atlet renang yang terlibat dalam aksi ini berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui permainan dan aktivitas fisik ringan. Olahraga telah terbukti menjadi salah satu alat penyembuhan trauma atau trauma healing yang efektif bagi anak-anak. Dengan bergerak dan bermain, mereka dapat sejenak melupakan kesedihan dan ketakutan yang dialami. Pendekatan dari hati ke hati ini menjadi pembeda dalam aksi yang dilakukan oleh komunitas olahraga ini, di mana empati menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
